skip to main | skip to sidebar

About me

Unknown
Bekyk my hele profiel

Subscribe To

Plasings
    Atom
Plasings
Opmerkings
    Atom
Opmerkings

Archivo del blog

Followers

inspiration for all

cerita singkat anak perantau

Donderdag 07 Maart 2013

DERITA DI BALIK SENYUM TATA

NOVA berhasil mengumpulkan cerita dan data baru seputar perceraian Tommy-Tata. Termasuk melihat isi gugatan cerai Tata. Apa komentar para pengacara plus orang terdekat Tommy?

KLIK - Detail Alasan Raden Ayu Ardhia Pramesti Regita Cahyani (31) alias Tata mengugat cerai Hutomo Mandala Putra (44) atau Tommy Soeharto menjadi teka-teki yang belum terjawab. Tata sendiri saat menghadiri sidang perdana pada 15 Mei lalu di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, tak memberi jawaban. Seharusnya, isi materi perceraian memang hanya terungkap dalam persidangan yang dilakukan secara tertutup.

NOVA sempat melongok isi gugatan itu. Dasarnya antara lain, kehidupan pasangan yang menikah 30 April 1997 sering diwarnai percekcokan, terkait perkara hukum yang menimpa Tommy. Akibat masalah yang kerap membelit suaminya, Tata menjadi tertekan oleh pemberitaan dan teror yang menyertainya. Apalagi Tommy kemudian punya hubungan dengan wanita lain seperti Lani Banjarati dan Shandy Harun.

Selain itu, Tommy pernah menyampaikan kepada orang tua Tata, bahwa ia tak bisa monogami lagi. Tata tampak kaget mendengar pernyataan itu. Tata juga pernah dipukul dan diancam Tommy saat keduanya masih tinggal di Jl. Yusuf Adiwinata, Menteng, Jakarta Pusat. Dengan alasan tadi, Tata akhirnya minta cerai.

Didatangi Shandy Harun
Dikonfirmasi tentang isi gugatan itu pengacara Tata, Junimart Girsang, SH, cukup terkejut. Dari materi tadi Junimart hanya menjawab isu pemukulan yang dilakukan Tommy, dan dibantah. "Kalau tindakan itu ada, maka sebagai kuasa hukum Mbak Tata, kami pasti memasukkan UU No 23 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga tahun 2004 dalam gugatan. Secara tegas saya mengatakan, kami tidak pernah memasukkan UU itu dalam gugatan," jawab Junimart saat dijumpai di sebuah rumah makan, Sabtu (20/5).

Sedangkan permasalahan yang lain, seperti kecemburuan pada wanita yang dekat dengan Tommy, monogami, NOVA mendapat jawaban dari seorang kerabat Tata. Pria ini membenarkan bahwa Tommy mendatangi ayah Tata, RM Bambang Tjahjo Soerjobandoro dan mengatakan bahwa ia tidak bisa monogami dan ingin bercerai dari Tata. Hal itu membuat keluarga Tata kecewa. "Tata bertanya-tanya, kenapa jadi begini?" Keterangan ini berbeda dengan pernyataan pihak Tommy. Menurut pihak Tommy justru Tata dan Bambang yang mengusulkan cerai, lantaran Tata hamil dari pria lain.

KLIK - Detail Omongan Tommy itu pula membuat Bambang jatuh sakit. Bambang berpikir betapa sakitnya mereka setelah "membela" Tommy yang buron sejak tahun 2000 karena kasus pidana, lalu diperlakukan seperti ini. "Sebagai keluarga buron, keluarga Tata berulang kali dipanggil polisi dan diperiksa polisi. Hal ini membuat keluarga Tata ikut stres dan tidak nyaman," katanya.

Selama Tommy dicari polisi Tata dan keluarga tidak bisa tidur dan terpaksa berpindah-pindah rumah. "Mereka tidak tahu keadaan Tata dari tahun 2002 sampai sekarang bagaimana? Pernah dipanggil polisi sebagai tersangka yang menyembunyikan Tommy. Kemana-mana dimonitor dan diuntit orang yang tidak berhak," masih kata si kerabat.

Belum lagi teror dari wanita-wanita di sekitar Tommy. Kabarnya, Shandy Harun yang disebut sebut punya hubungan khusus dengan Tommy, pernah mendatangi Tata di rumah, di Jl Yusuf Adiwinata untuk meminta uang sebanyak Rp 5 Milyar. Kedatangan Shandy juga sambil membawa serta, Putri Modiyanti. Anak perempuan yang kini berusia 8 tahun itu diakui Shandy ke Tata sebagai darah daging Tommy. Kala itu Tata hanya tersenyum menanggapi permintaan Shandy. "Ah, yang benar aja, Mbak," ujar Tata seperti ditirukan kerabatnya itu.

Bagaimana reaksi Shandy? "Di depan Tata, Shandy lalu menelepon Tommy. Setelah ada nada panggil di telepon, gagang telepon diserahkan kepada Tata. Maksudnya supaya Tata bisa konfirmasi tentang permintaan uang tersebut. Terbukti, akhirnya Tata menyerahkan uang sebanyak Rp 5 M kepada Shandy Harun," ceritanya.

Adegan yang hanya beberapa menit di rumah Tata itu, berakibat fatal bagi Tata yang merasa sebagai istri sah Tommy. "Sebenarnya masih banyak lagi tekanan batin. Hanya saja, dasar Tata yang orangnya kalem dan mudah tersenyum, sebenarnya banyak pergumulan batin yang terjadi. Jadi di balik senyum Tata, sebenarnya banyak penderitaan. Tata yang teraniaya," sebutnya sambil mengurut dada. Sayang Sandy hingga Sabtu (20/5) tak berhasil dimintai tanggapannya mengenai cerita ini

Lantas, bagaimana reaksi pihak Tommy dengan "bocoran" isi gugatan itu? Pengacara Tommy untuk urusan perceraian ini, Elza Syarief, SH, hanya tersenyum dan belum mau berkomentar. "Pada saatnya nanti saya akan memberikan keterangan yang pasti. Untuk saat ini, no comment dulu ya," jawabnya singkat.
Geplaas deur Unknown om 8:56:00 nm.

0 opmerkings:

Plaas 'n opmerking

Nuwer plasing Ouer plasing Tuis
Teken in op: Plaas opmerkings (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod